Tuesday, June 30, 2015

BIDADARI SANG SUAMI



BIDADARI SANG SUAMI
Berawal tanggal 7 bulan Oktober 2012 disaat pencarianku mencari seorang pendamping mengalami masa paling aku pasrahkan kepada Tuhan yang menciptakan manusia hidup berpasang-pasangan. Aku menemukan celah dalam pencarianku itu, yaitu menemukan sosok yang tidak aku sengaja dan mengajaknya berbicara panjang lebar di dalam perpustakaan dimana aku bekerja disamping kuliah dan wanita itu sedang menempuh awal kuliah. Berdasarkan dari masalah akhirnya menemukan solusi masalah. Perkenalanku berawal dari tugasnya untuk mendatakan teman sekelasnya untuk menjadi anggota perpustakaan dan akulah yang saat itu bertugas untuk membuatnya, dalam usaha sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, aku gunakan untuk berkenalan dengan percakapan meskipun aku tak tahu namanya, hal itu berakhir dengan shalat duhur berjamaah di mushalla kampus tercinta.perkenalan berlanjut dan akupun tanpa berpikir panjang langsung mengungkapkan isi hatiku, bukan untuk berpacaran namun menuju jenjang pernikahan. Keluarganyapun tercengang mendengar dan melihatku dengan sendirinya berani memberanikan diri meminta anaknya aku pinang, namun keyakinan yang dalam dan telah memalui berbagai ujian cintalah yang meyakinkanku untuk berani meminang. Al hasil diminta menunggu 2 tahun berjalan oleh keluarganya dan aku pun akan angkat tangan bila demikian, dan akhirnya hanya tempo 8 bulan iapun resmi aku pinang dengan ijab qobul yang aku ucapkan dihadapan penghulu dan saksi sekalian. Kini menjadi bidadariku dengan segala cobaan dan berbuah manis anak yang masih dalam kandungan yang semoga kelak bernasib jauh lebih baik dari orang tuanya dan selamat dunia akheratnya.
Terima kasih bidadariku Qoriatul Chasanah telah mendampingiku selama ini suamimu yang masih jauh dari sempurna.
Kediri, 27 Juni 2015
Karya : Slamet bin Munadji

No comments:

Post a Comment